Dan sekali lagi ku buka deru tabir surya.
bagimana kisah yang lalu bersama mu jauh lebih indah dan mudah.
jika saja tidak ada penghalang mungkin saat ini kau masih bersama ku.
memandu dengan perlahan,sabar,sungguh masa yang ingin aku ulangi bersama
ego2 kita yang syahdu.
entah mengapa rasa itu masih ada hingga saat ini.
aku merindukan,saat aku membuatkan prosa2 buat mu.
aku juga rindu saat berjalan di atas rel tua,saat pagi buta
setiap minggu pagi sakti sakti itu. ku kenang selalu.
jauh sekali dalam hidup ku kenang itu terkuatk kembali
ahh dasar bodoh..?
apakah aku semunafik itu.?
yah terkadang..!!
pernah kita menghacurkan sebuah malam dengan kegilaan kita.,!
pernah kita berjalan bak pengantin baru.
ahh sudah lah aku hanya mencoba menerka2 saja.
huff.coba mengambil nafas panjang akan ingatan tragedi itu.
mata itu lembut,dan penuh kasih.
ingatan ku taakan ku lupa.
senyum kedamain akan indah nya chaya bulan.
kecup bibir mu lalu pulang.?
seyum kedamaian
yang membuat damai,ohh sungguh dami.
lalu jawab akan senyum kini menjadi yang terakhir.
tatapan yang pasti dan penuh kasih.
kau beri daku teduh dalam dekapan mu.
kini tulisan itu telalu terbawa oleh angin lalu.
senyum itu yang selalu berjumpa.
walau kini aku hanya berhasil memandang mu 1 tahun sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar