konsep suatu kehidupan bukan hanya memikaran "MONEY"
namun juga harus memikirkan kebebasan tanpa rantai".
ikan ikan yang ada di samudra .
menembus siang dan malam .
mencari perubahan taraf hidup.
suatu human yang dihina dimassa indah yah.
akan menujukan jatidiri yah yang sebenar yah.
menerangkan hati setiap bidadri yang menawan.
membeli ejekan orang"curas.
berjualan dengan kaki yang tegap bak banteng tanah matador.
kokoh seperti benteng cina ideologi nya..variabel generasi menejeman menjunus bagai badai.
kirab inporefsasi angan,membangun detak angsuran jantung musafir,menghutang pada waktu itu yg ku bisa.
karam di atas segara yg keji,hanya bisa mendayung dan tertunduk pada sang pencipta hujan dan kemarau.
biro jasa pengantar tak tiba menghindar pun segan.di bawah citra beling2 kepatutan,hanya ajang tulang bertebaran.
ribuan mil jauh nya,aku hanya teronggok di atas kayu panggilan.lihat dg
mata terbuka di ujung sana ada dermaga,di sana lah ada
juang,gadum,emas,permata dan intan..Di saat calon petinggi unjuk gigi,Di saat itu pula ke kecoa berbisik
kepada ku.sumprianga ku sambut bisik kecoa busuk.mengharu biru jiwa di
tengah nista.
Wah aku mabuk dengan harapan,yg membuat ku mati gaya.
Memberi selamat kepada awang,kau berhasil membuat ku buta,buta pada keadaan,buta pada arti,buta pada cerita.
Saat ku antar pulang kawan. perampok menghadang merampas cuka yg ku bawah.
Tabur
bunga di atas tambora .jilid demi jilid ku buat,jawatan demi jawatan ku
sambangi,terjawab sudah apa yg menjadi pertanyaan..
Di timur atau barat bahkan tenggara telah ku tulusuri.
Rimba beton telah ku singgai .
Juragan menolak ku,
apakah di negri tut wuri handayani,tak ada pekerjaan buat ribuaan pemuda yg cacat akan prestasi tapi banyak kreatifitas.
Aku bukan kuda poni namun kuda sumbawa..
Aku bukan gambus tapi aku batu dan aku bukan jerami namun aku padi .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar