Sabtu, 19 September 2015

TERBATA SUDAH..!!

suatu didiskusi panjang dengan irama diagonal kenerja otak kiri-kanan
 banyak orang yang pesimis tentang penilai2an keperibadian tanpa menumbuh rasakan kesenjangan raksa antara dosa dan pahala.
 monarki melawan kaum feodal,
asam syawat tiap detik setia menggerogoti falsafa tentang sesolog untuk begemang di antara
ombak,cadas bahwa laut serta konekresi biota laut memaksa tenggelam kan kapal2 nelayan.
 seakan remang nasib plangkton2
seakan terkikis takdir daun2 muda
seakan rama para kupu2,lalu para petapa pun muncul
 membawah secerca keraguan di muka.
 dangkal objek dan subjek,obsesi pun muncul di atap bahasa yang terbatas.
terbata,bicara para tersangka kepada penyelidik.
birahi pun muncul
"coba anda jelaskan tentang kronologi kejadian ya.?"
tak bergeming tersangka
sekali penyedik pun bertanya.
 rupa mya tersangka menyangkal
apa yang sebenar nya terjadi.
  p 21 pun tiba,saat ya tersangka
di bawah menuju kurdi kesakitn
 tapi entalah biar palu itu yang memutuskan.
 premi ya,hanya premi di awal yang harga nya sudah di tentukan.
pertama kali.
 dekap lalu memalsukan manifes pikiran.
 mata ini terkadangtermakan oleh tatapan yang
begiyu pasti munusuk hati.
 tau lah..!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar